Menara Rajawali L6, Jl Dr Ide Anak Agung Gde Agung, Lot #5.1, Kawasan Mega Kuningan
+6221 5761461

Kakao

PASAK FISIK KAKAO

Salah satu karakteristik dalam industri kakao di Indonesia adalah hampir 93 % luas areal perkebunan kakao dihasilkan dari petani rakyat. Selain mayoritas kakao berasal dari kakao rakyat, campur tangan pedagang pengumpul sangatlah dominan dalam menentukan pola perdagangan kakao. Oleh karena itu paling tidak ada dua konsep yang dapat di usung dengan mendirikan pasar fisik kakao terorganisir secara on-line. Pertama adalah pasar fisik kakao terorganisir secara on line dapat memberikan akses pasar para petani baik dalam skala individu, kelompok atau koperasi. Dengan semakin luasnya basis partisipan pembeli maka akses pasar ini sekaligus dapat memperbesar perolehan margin keuntungan yang selama ini lebih banyak di nikmati oleh kalangan middle man . Pasar fisik kakao teroganisir sekaligus disamping dapat memberi sinyal harga pada para petani juga dapat memberi sinyal standard mutu yang diinginkan oleh para konsumen yang mana hal tersebut pada gilirannya di harapkan juga akan mampu meningkatkan mutu biji olahan kakao dari para petani dan akhirnya akan meningkatkan pendapatan mereka. Disamping akses pasar, pasar fisik kakao terorganisir akan mengurangi biaya pemasaran  serta dapat memberikan kepastian usaha.